Milad ke-113 MuhammadiyahAbdul Mu’ti Resmikan Klinik PKU Muhammadiyah Cianjur

$rows[judul]

CIANJUR – mediacianjur.or.id-Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cianjur menggelar Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 yang dirangkaikan dengan peresmian Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Cianjur, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting penguatan peran Muhammadiyah dalam pelayanan kesehatan dan pembangunan sumber daya manusia.

Acara tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Bupati Cianjur Dr. Muhammad Wahyu Perdana, Wakil Bupati Cianjur Abi Ramzi, unsur Forkopimda, pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, serta tokoh masyarakat dan organisasi keislaman se-Kabupaten Cianjur.

Ketua PDM Kabupaten Cianjur, Saiful Ulum, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Milad ke-113 Muhammadiyah menjadi refleksi perjalanan panjang persyarikatan sekaligus peneguhan komitmen untuk menghadirkan kerja-kerja nyata bagi umat dan bangsa.

“Setelah 113 tahun Muhammadiyah berdiri, kami di Cianjur berusaha merespons nilai-nilai perjuangan K.H. Ahmad Dahlan dengan amal usaha yang konkret dan kolaboratif. Salah satunya melalui peresmian Klinik PKU Muhammadiyah Cianjur,” ujar Saiful Ulum.

Ia menjelaskan, Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Cianjur yang berlokasi di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, dibangun sebagai bagian dari dakwah bil hal Muhammadiyah di bidang kesehatan. Pembangunan klinik ini didukung Lazismu Pusat dan Lazismu Jawa Tengah melalui pendanaan kemanusiaan pascagempa Cianjur 2022, dengan total anggaran sekitar Rp1,5 miliar.

“Alhamdulillah, hampir seluruh fasilitas telah siap dan kami berharap klinik ini segera beroperasi untuk melayani masyarakat, khususnya di wilayah Cugenang dan sekitarnya,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang telah berkontribusi besar bagi pembangunan bangsa, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, pada usia ke-113 tahun, Muhammadiyah telah berkembang menjadi gerakan Islam berkemajuan yang kiprahnya tidak hanya dirasakan di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global.

“Muhammadiyah hari ini bukan lagi gerakan lokal, tetapi telah menjadi gerakan dunia. Amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan dan kesehatan merupakan bukti nyata komitmen persyarikatan dalam membangun sumber daya manusia dan melayani kemanusiaan,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia juga mengapresiasi peresmian Klinik PKU Muhammadiyah Cianjur sebagai wujud konkret kepedulian Muhammadiyah terhadap pemenuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah yang pernah terdampak bencana.

“Kehadiran klinik ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah tidak hanya berdakwah melalui lisan, tetapi juga melalui tindakan nyata. Inilah dakwah bil hal yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abdul Mu’ti mendorong agar amal usaha Muhammadiyah terus dikelola secara profesional, berorientasi pada mutu pelayanan, serta menjunjung nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah dalam membangun pendidikan dan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

Peresmian Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Cianjur ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, disaksikan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur serta pimpinan Muhammadiyah. Rangkaian acara juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, penayangan video selayang pandang klinik, serta pemberian apresiasi kepada siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional.

Melalui momentum Milad ke-113 ini, Muhammadiyah Cianjur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, islami, dan berkemajuan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Cianjur.


 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)